Minggu, 03 Mei 2009

Esok harus lebih baik

Waktu akan terus berjalan dan tidak ada seorangpun yang bisa menghentikannya selama bumi masih berputar pada porosnya dan matahari masih bersinar. Bumi merupakan salah satu planet yang terdapat kehidupan. Di bumi terdapat unsur biotik/makhluk hidup, seperti manusia, hewan dan tumbuhan dan unsur abiotik atau benda mati, seperti tanah, air, udara, cahaya matahari, dan lain-lain. Diantara unsur-unsur tersebut saling berinteraksi dan berkaitan satu dengan yang lainnya. Manusia merupakan pelaku utama dalam film kehidupan ini yang sangat mempengaruhi keadaan di bumi yang akan selalu membutuhkan bantuan dari orang lain dalam memenuhi kebutuhannya. Manusia akan terus bergelut dengan waktu selama jantungnya masih berdetak dan menghirup udara yang semakin hari semakin tercemar.

Sebagai manusia tentu menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam suatu agama (Islam) mengajarkan penghargaan terhadap waktu. Jika hari lebih buruk daripada kemarin maka, seseorang akan celaka, jika hari ini sama dengan kemarin, maka seseorang akan merugi, dan jika hari ini lebih baik daripada kemarin, maka seseorang akan beruntung. Dari konsep tersebut mengajarkan kepada pemeluknya untuk terus selalu mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dalam hal apapun, baik dalam mental, moral, spiritual, intelektual, emosional, karir/pekerjaan, dan lain-lain. Selain itu ada juga ajaran tentang waktu dalam Al-Quran Surat Al-Ashr yang menyebutkan bahwa seseorang akan mengalami kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh serta saling menasehati dalam kesabaran.
Setiap orang bernilai sama di mata Allah SWT, dan yang membedakannya adalah dalam hal iman dan tingkat ketaqwaannya. Sehingga perubahan yang dituntut di sini adalah masalah spiritualnya. Di negeri Barat ada slogan “Time is money” yang artinya waktu adalah uang, maka dituntut untuk adanya perubahan dalam bidang ekonomi yang tentunya akan berhubungan dengan jenis pekerjaan yang dimiliki. Dari ajaran atau konsep-konsep yang ada diharapkan adanya perubahan, perbaikan, dalam hal apapun.


Apa yang harusnya diperbaiki atau dirubah untuk menuju hidup yang lebih baik? Tentunya setiap orang memiliki persepsi tersendiri akan perubahan yang harus ia lakukan. Idelanya semua bidang harus ada perubahan atau perbaikan dan harus seimbang antara kebutuhan lahir dan batin, untuk kepentingan dunia dan akhirat, sehingga kita dapat memperoleh kebahagiaan yang hakiki. Bagi para akademisi tentunya harus mengalami perubahan terutama dalam bidang akademik dan organisasi, karena selain harus memiliki ilmu pengetahuan serta skill yang cukup yang dapat diperoleh dari bangku kuliah, tetapi harus memiliki skill yang lain untuk mengasah kecerdasan emosi dan kecerdasan dalam membina hubungan dengan orang lain yang dapat diperoleh dari organisasi.

Sabtu, 02 Mei 2009

Misteri Ilahi

Dikutip dr sms temenku A.S. di Karawang dan menohok bgt untukku...(27-03-09)
Makasih sobat, kau telah mengingatkanku kembali akan pengalaman yg telah lalu yang harus diambil hikmahnya!

Kita minta pada Allah setangkai bunga mawar, tapi diberi kaktus berduri.
Kita minta pada Allah kupu-kupu indah, tapi diberi ulat berbulu.
Kita sedih dan kecewa, namun kemudian kaktus itu berbunga indah sekali dan ulat itupun berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.
Itulah jalan Allah, indah pada waktunya.
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tetapi Allah memberi apa yang kita perlukan.
Kadang kita sedih, kecewa dan terluka, tetapi jauh di atas segalanya Allah sedang merajut yang terbaik dalam kehidupan kita.
Coba pahamilah betapa Allah begitu mencintai kita, karunianya sangat agung.

Renunganku....
Setelah membaca sms ini aku begitu bahagia bercampur haru. Setelah kejadian yg mengharukan itu...jawaban dr penantian selama 7th yg hasilnya tidak sesuai harapan... Aku yakin klo itulah yang terbaik menurut Allah, walaupun pahit harus kutelan jua. Perjalanan mendaki selama 7th hampir sampai di puncak, tapi tiba-tiba aku terjatuh, terhempas jauh karena ada badai melanda yang merobohkan langkahku untuk sampai di puncak.

Setelah ku terjatuh, ku coba bangkit dan melihat hari esok yg lebih baik.
Masa lalu biarlah berlalu, cukup jadikan pelajaran yang berharga.
Melupakan tak akan mungkin bisa, kecuali jika amnesia.
Yang bisa dialkukan hanyalah meredam semua itu.
Lanjutkan hidup, masih banyak yang harus diraih, yang harus dilakukan demi kemaslahatan diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan agama.

Indah pada waktunya...
Kan datang di saat yg tepat setelah kumeraih beberapa impianku.
Lulus kuliah,kerja,...dsl...

Apapun yg terjadi itulah kehendak Allah baik, buruk, pahit, manis,dll.
Pasti ada hikmahnya jika kita berpikir, dan mohon petunjuk-Nya.
Tetap semangat jalani hari-hari...
Chayo...

Rabu, 29 April 2009

Cobalah untuk Setia!

Jika kau mencintai, cintailah dengan sepenuh hati!
Hingga tak ada lagi ruang di hatimu untuk yang lain!
Hanya satu nama terukir di dalamnya.
Tak akan berpaling dan tak akan terganti, meski kadang terpisah oleh jarak dan waktu.
Cinta yang sungguh akan menjunjung tinggi nilai kesetiaan, kejujuran dan saling mengerti (buah pikir dr Ros Karawang, 29 Januari 2009)

Aku prihatin dengan banyaknya kasus perselingkuhan dan perceraian yang kulihat dari berita-berita di berbagai media.
Pernikahan laksana sebuah permainan yang dengan begitu mudahnya ada yang bilang, saya mau cerai karena merasa sudah tidak cocok lagi, saya mau cerai karena berbeda paham, saya mau cerai karena sudah tidak cinta lagi, saya mau cerai karena terpikat hati yang lain. Banyak juga yang cerai karena masalah ekonomi. Yang paling ironis, katanya masih sayang, tapi ko mau cerai? Nah lho? Ko bisa? Padahal waktu nikah berjanji sehidup semati....

Mengapa semua itu bisa terjadi?
Menurutku kasus perceraian banyak sebabnya. Cobalah renungkan tulisan 1 paragraf singkat di atas! Itu berhubungan sekali bukan? Walaupun aku belum berpengalaman menjalani pernikahan, tp aku belajar dari apa yang kulihat, kudengar dan kurasakan. Sumber belajar dr berbagai media.

Long life education and learning by doing are very imfortant for us.
Menjadi pembelajar sejati yang selalu belajar, berusaha meningkatkan kualitas diri, melakukan yang terbaik demi kehidupan yang lebih baik. Itu yang kadang jarang dilakukan setiap orang.

Kadang lupa dengan pernyataan bahwa "setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik".
Kadang emosional dalam menghadapinya, tidak dipikir matang2, suka mencari kambing hitam dan tidak mau dikritik.
Padahal setiap manusia tidak luput dari kesalahan? Harusnya mau dikritik agar bisa memperbaiki diri.

Peluang untuk selingkuh itu akan selalu ada, tp bagaimana cara menyikapinya? Ya mencoba untuk setia. Berusaha melakukan yang terbaik untuk pasangan, komunikasikan hal-hal yang disukai dan tidak disukai. Comunication is solution...

Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari berbagai sumber.

Sabtu, 14 Maret 2009

SAHABATKU PAHLAWANKU

Jakarta, 21 Juli 2008
Rosanah Murni

Aku hanyalah manusia biasa
Bukan nabi ataupun malaikat yang tidak pernah berbuat salah
Manusia hidup berdampingan dan saling membutuhkan
Sehebat apapun manusia, tak ada yang mampu berdiri sendiri
Terima kasih Tuhan!
Engkau telah kirimkan sahabat yang baik untukku
Yang selalu ada dalam suka dan duka
Yang selalu menguatkanku di saat rapuh
Yang selalu mengingatkanku di saat khilaf
Yang selalu menghiburku di saat terluka
Yang selalu menolongku di saat susah
Yang selalu menuntunku dalam setiap langkah
Sahabat adalah pahlawan yang rela berkorban tanpa pamrih
Sahabat bagai guru yang mengajariku akan arti kehidupan
Sahabat laksana air yang yang memberikan kesejukan di tengah gersangnya padang pasir
Sahabat seperti pelita dalam kegelapan
Sahabat laksana kompas yang menjadi pentunjuk di saat tersesat
Sahabat adalah sebuah lagu kehidupan yang indah
Dia tak pernah menyakiti ataupun menjerumuskan
Karena sahabat yang baik akan membuatmu menjadi baik
Hidup ini hampa tanpa sahabat
Semoga persahabatan ini akan tetap terjaga hingga ujung waktu
Meskipun jauh, kau akan tetap di hati dan tetap dinanti

Kamis, 05 Maret 2009

Mawar Merindu

Separuh hati yang hilang
Membuat hidup terasa hampa dan kosong
Mati rasa
Rasa tiada
Tiada lagi cinta di hati
Yang ada hanya seberkas luka
Akankah kembali rasa yang hilang itu?
Lelah kumencari cinta sejati
Gunung telah kudaki
Lautan telah kusebrangi
Hutan telah kutelusuri
Namun tak ada dia di sana
Sang mawar hanya bisa menunggu
Menunggu datangnya kumbang yang mampu mencairkan hati yang beku
Yang akan membawa kesejukan dan kedamaian
Biarlah waktu yang akan menjawab
Akan tetap setia menanti yang setia

Selasa, 10 Februari 2009

Kutunggu Datangnya Cinta

Karawang, 30 Januari 2009 :22:13
Senja merekah meninggalkan pagi
Menyambut malam yang kian sunyi
Semilir angin menyapa bermandikan rintik-rintik hujan
Bintang-bintang tak lagi menari-nari di angkasa

Hanya awan hitam kelam mewarnai cakrawala
Malam yang beku dan bisu

Namun anganku terus melayang
Mencari sesuatu yang telah hilang
Hilang bagai tertelan bumi, karam di tengah samudera

Aku tunggu kedatangannya kembali
Di waktu yang tepat
Saat aku telah meraih asa dan cita

Sabtu, 07 Februari 2009

YOU MUST BE BETTER AFTER YOU WAS BROKEN HEARTH

Dikutip dari buku “Jangan Pernah Katakan Makan Tuh Cinta, Cara Bijak Menyembuhkan Diri Saat Kebersamaan Harus Berakhir”

Apakah kita cukup terlatih dalam menyikapi makna sebuah cinta? Cinta bukanlah kata, bukan teori, bukan sekedar pengetahuan, tapi tindakan nyata. Orang boleh pakar dalam ilmu cinta kasih, namun bukan pengasih sejati jika tidak berbuat seperti apa yang diketahuinya. Orang boleh bodoh soal teori cinta, tetapi jika kasih suci keluar dari dirinya, maka dialah pecinta sejati.

Bila kekecewaan dan kegagalan mendera, kelompok pertama akan bilang: “ makan tuh cinta!,” sambil tersengal mengutukinya. Sebaliknya, pada kelompok kedua akan dengan tulus berkata, “Demikianlah cinta…”
Datang dan perginya cinta, tak seorangpun dapat mengatur sejuta rasanya bila menghampiri, hancur perasaan bila ditinggal pergi. Secara psikologis, kegagalan cinta merupakan kondisi kejiwaan dimana tidak terjadi kesesuaian antara angan-angan, harapan dan kenyataan. Sikap bijak diperlukan untuk bisa menerima sebuah kegagalan sebagai terapi penyembuhan jiwa dan peneguhan hidup bahwa tidak ada yang salah dalam cinta. Yang ada hanya atas nama sesuatu yang lebih baik, kebersamaannya sajalah yang harus berkahir. Kuncinya: kenang, kananglah kebaikan cinta!

Menurut Erich Fromm, seorang psikoanalis, cinta hanyalah memberi. Memberi adalah ungkapan kemampuan atau potensi yang paling tinggi. Dengan melihat orang yang dicintai bahagia, tumbuh dan berkembang secara fisik, psikis dan spiritual, maka kitapun akan bahagia. Bahagia semacam ini muncul karena kita merasa mampu dan berarti bagi orang lain. Menurut Fromm, cinta yang berprinsip pada take and give bukanlah cinta sejati, melainkan cinta dagang. Pengorbanan waktu dan energi menjadi ciri cinta rasional.
Fromm menjelaskan bahwa ada beberapa unsur cinta:
1.Care/peduli, jika kita mencintai seseorang, kita harus menaruh perhatian serius pada kebahagiaan dan perkembangan pribadinya.
2.Bertanggungjawab. Artinya, siap memenuhi kebutuhan psikis orang yang dicintai dan membuatnya bahagia.
3.Hormat, maksudnya kita mampu memandang dan menerima orang yang kita cintai dengan apa adanya baik buruknya.
Cinta terbaik sering lahir dari persahabatan. Usahakan mendapat teman dan kenalan baru setiap hari dalam minggu ini. Beri orang-orang kesempatan, tapi jangan lupa insting anda. Jadilah detektif bagi diri sendiri, terutama kebutuhan-kebutuhan anda sendiri. Bentuk kebahagiaan di masa depan sepenuhnya tergantung anda. Andalah seniman yang akan memberi warna kehidupan anda sendiri. Beri kebebasan pada diri sendiri yang anda perlukan untuk menemukan kecantikan dalam diri anda.

Cara-cara yang dapat membantu membebaskan diri dari beban depresi, antara lain:
1.Tentukan sasaran yang wajar-wajar saja. “Orang yang mempunyai cita-cita atau keinginan untuk berhasil tidak begitu mudah menderita depresi dibanding mereka yang tidak mengharapkan apapun,” kata Dennis Gersten, M.D seorang psikiater yang berpraktik di San Diego. Buat daftar sasaran yang ingin anda capai. Bagi daftar tersebut dalam bagian-bagian yang memudahkan anda menentukan mana yang harus dikerjakan pekan ini, bulan ini, tahun ini, dan mana yang mempunyai rentang waktu lima tahun. Letakan daftar tersebut di tempat yang selalu kelihatan, misalnya di pintu lemari, dan beri tanda sasaran-sasaran yang telah berhasil dicapai. Cobalah memperbarui daftar sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan.

2.Berusaha untuk tetap sibuk. Apabila anda dapat terus menyibukan diri mengerjakan apapun seperti mengurus pekarangan, bermain tenis atau kegiatan lain, akan mencegah anda dari terlalu memikirkan apapun yang membuat anda merasa gundah.

3.Mengembangkan selera humor. Humor merupakan obat yang paling mujarab. Gunting kartun-kartun, artikel-artikel lucu dari majalah atau surat kabar, kemudian simpan dalam map yang mudah anda temukan ketika suasana hati sedang murung.

4.Biarkan air mata mengalir (terutama bagi laki-laki). Lupakan pandangan lama bahwa anak laki-laki tidak boleh menangis. Menangis mungkin merupakan salah satu cara melepaskan beban emosi ketika suasana hati anda sedang buruk, kata Kimberly Yonkers, MD, profesor psikiatri di University of Texas Suothwestrn Medical Center di Dallas.

5.Bersandar kepada teman. Teman atau kerabat tentu pernah membantu anda ketika sakit, pernah bercanda bersama pada saat santai, dan pernah merasakan kecemasan saat anda menghadapi kesulitan. Kinipun mereka dapat membantu asalkan anda tidak keberatan. ” itu tidak berarti meminta mereka memecahkan masalah-masalah anda,” kata Dr. George. ” Anda hanya meminta mereka mendengarkan, memberikan anda mengeluarkan seluruh kekesalan dan memberikan dukungannya.”

6.Banyak makan karbohidrat. Sekurangnya sekali dalam sehari cobalah makan makanan yang sangat kaya dengan karbohidrat kompleks, tetapi miskin protein. Karbohidrat kompleks seperti yang terdapat pada nasi, pasta dan kentang, bisa sangat meningkatkan kadar serotin dalam otak anda, kata Judith Wurtman, Ph.D. peneliti di Massachusetts Institute of Technology di Cambridge. Serotin adalah bahan kimia otak yang membuat suasana hati anda stabil.

7.Memeras keringat. Olahraga merupakan cara yang mujarab untuk meredakan depresi. Latihan aerobik seperti berjalan cepat, berlari, berenang, atau bersepeda secara kimia mempengaruhi otak sedemikian rupa sehingga sering dapat membalik keadaan meskipun depresi tergolong berat. Dalam hal ini tidak perlu olahraga serius, anda hanya memerlukan latihan aerobik 20 menit sehari, tiga kali seminggu.

Rasakan kebebasan itu seorang diri, lakukan apa saja yang anda anggap positif dan yakinlah hanya keteguhan anda yang paling bisa menolong diri anda sendiri! Maka optimislah!
1. Lebih baik menunggu orang yang diinginkan daripada berjalan bersama orang yang tersedia.
2. Lebih baik menunggu orang yang kucintai daripada orang yang berada disekelilingku.
3. Lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan seseorang.

INDAH PADA WAKTUNYA, INGATLAH ITU! YAKINLAH AKAN DATANG KEBAHAGIAN ITU BERSAMA ORANG YANG KUCINTAI DAN DIA BENAR-BENAR MENCINTAIKU KARENA ALLAH. By. Rosanah Murni