1. Membuat daftar prioritas hal yang apa yang akan kamu capai.
2. Berimajinasi dan membayangkan.
3. Mencatatat target utama yang hendak dicapai.
4. Tetap istikomah/fokus dan doa tiada henti.
5. Menikmati hidup.
6. Evaluasi.
Kamis, 21 Mei 2009
Inilah Aku
Aku adalah aku
Bukan kau
Bukan dia ataupun
Aku hanyalah manusia kerdil
Tak bagus rupa tak indah akhlak
Aku hanyalah orang miskin
Miskin ilmu miskin harta
Aku hanya tahu setitik dari luasnya samudera yang terbentang di bumi
Aku begitu kecil bagai sebuah bintang yang bersinar di tengah jagat raya
Namun, aku ingin terus membaca setiap apa yang kulihat
Apa yang kudengar dan apa yang kurasa
Berpetualang menemukan makna hidup dan kehidupan
Kuingin terus berjalan menggapai tujuan
Dengan berlayar mengarungi samudera yang tak bertepi ke langit tak berujung
Dengan mendaki gunung yang terjal
Dengan menyusuri hutan belantara
Meskipun awan gelap menari-nari di angkasa
Hujan badai menerpa
Kilatan petir menyambar-nyambar dan berlarian menghampiriku
Aku akan tetap tenang karena kuyakin dapat melewati semua itu
Bukan kau
Bukan dia ataupun
Aku hanyalah manusia kerdil
Tak bagus rupa tak indah akhlak
Aku hanyalah orang miskin
Miskin ilmu miskin harta
Aku hanya tahu setitik dari luasnya samudera yang terbentang di bumi
Aku begitu kecil bagai sebuah bintang yang bersinar di tengah jagat raya
Namun, aku ingin terus membaca setiap apa yang kulihat
Apa yang kudengar dan apa yang kurasa
Berpetualang menemukan makna hidup dan kehidupan
Kuingin terus berjalan menggapai tujuan
Dengan berlayar mengarungi samudera yang tak bertepi ke langit tak berujung
Dengan mendaki gunung yang terjal
Dengan menyusuri hutan belantara
Meskipun awan gelap menari-nari di angkasa
Hujan badai menerpa
Kilatan petir menyambar-nyambar dan berlarian menghampiriku
Aku akan tetap tenang karena kuyakin dapat melewati semua itu
Minggu, 03 Mei 2009
MENUJU KESUKSESAN HIDUP
1.Ruh sebagai kekuatan hidup
2.Kekuatan pikiran.
3.Kekuatan kata-kata.
4.Membuat rencana masa depan.
5.Mulai bertindak dari sekarang/kamu akan merugi!
6.Dirimumu adalah harta karun yang tak ternilai, jadi harus percaya diri bahwa kamu bisa!
7.Jangan dengar apa kata mereka untuk hal-hal yang menghancurkan komitmen/ pendirianmu!
8.Menetapkan visi pribadi, dan fokus pada visi.
9.Mengendalikan emosi dan berpikir positif.
10.Bersenang-senang secara wajar, refreshing, membuat semuanya menjadi menyenangkan.
JANGAN BERDIAM DIRI SELAMANYA ATAU KESEMPATAN BARU AKAN MATI!
INI ADALAH NASIHAT BUAT DIRIKU YANG DIAMBIL DARISEBUAH BUKU, TP LUPA NULIS DAFTAR PUSTAKANYA.
MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT JUGA BAGI YANG MEMBACA. YU KITA PRAKTEKAN! LALU PERHATIKAN APA YANG AKAN TERJADI!
Alhamdulilah aku belajar mempraktekannya dan ngerasa enjoy, cuma emang apa yang dicita-citakan masih banyak yang belum tercapai, tp setidaknya dalam proses ke arah sana sudah merasa bahagia.
2.Kekuatan pikiran.
3.Kekuatan kata-kata.
4.Membuat rencana masa depan.
5.Mulai bertindak dari sekarang/kamu akan merugi!
6.Dirimumu adalah harta karun yang tak ternilai, jadi harus percaya diri bahwa kamu bisa!
7.Jangan dengar apa kata mereka untuk hal-hal yang menghancurkan komitmen/ pendirianmu!
8.Menetapkan visi pribadi, dan fokus pada visi.
9.Mengendalikan emosi dan berpikir positif.
10.Bersenang-senang secara wajar, refreshing, membuat semuanya menjadi menyenangkan.
JANGAN BERDIAM DIRI SELAMANYA ATAU KESEMPATAN BARU AKAN MATI!
INI ADALAH NASIHAT BUAT DIRIKU YANG DIAMBIL DARISEBUAH BUKU, TP LUPA NULIS DAFTAR PUSTAKANYA.
MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT JUGA BAGI YANG MEMBACA. YU KITA PRAKTEKAN! LALU PERHATIKAN APA YANG AKAN TERJADI!
Alhamdulilah aku belajar mempraktekannya dan ngerasa enjoy, cuma emang apa yang dicita-citakan masih banyak yang belum tercapai, tp setidaknya dalam proses ke arah sana sudah merasa bahagia.
Esok harus lebih baik
Waktu akan terus berjalan dan tidak ada seorangpun yang bisa menghentikannya selama bumi masih berputar pada porosnya dan matahari masih bersinar. Bumi merupakan salah satu planet yang terdapat kehidupan. Di bumi terdapat unsur biotik/makhluk hidup, seperti manusia, hewan dan tumbuhan dan unsur abiotik atau benda mati, seperti tanah, air, udara, cahaya matahari, dan lain-lain. Diantara unsur-unsur tersebut saling berinteraksi dan berkaitan satu dengan yang lainnya. Manusia merupakan pelaku utama dalam film kehidupan ini yang sangat mempengaruhi keadaan di bumi yang akan selalu membutuhkan bantuan dari orang lain dalam memenuhi kebutuhannya. Manusia akan terus bergelut dengan waktu selama jantungnya masih berdetak dan menghirup udara yang semakin hari semakin tercemar.
Sebagai manusia tentu menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam suatu agama (Islam) mengajarkan penghargaan terhadap waktu. Jika hari lebih buruk daripada kemarin maka, seseorang akan celaka, jika hari ini sama dengan kemarin, maka seseorang akan merugi, dan jika hari ini lebih baik daripada kemarin, maka seseorang akan beruntung. Dari konsep tersebut mengajarkan kepada pemeluknya untuk terus selalu mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dalam hal apapun, baik dalam mental, moral, spiritual, intelektual, emosional, karir/pekerjaan, dan lain-lain. Selain itu ada juga ajaran tentang waktu dalam Al-Quran Surat Al-Ashr yang menyebutkan bahwa seseorang akan mengalami kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh serta saling menasehati dalam kesabaran.
Setiap orang bernilai sama di mata Allah SWT, dan yang membedakannya adalah dalam hal iman dan tingkat ketaqwaannya. Sehingga perubahan yang dituntut di sini adalah masalah spiritualnya. Di negeri Barat ada slogan “Time is money” yang artinya waktu adalah uang, maka dituntut untuk adanya perubahan dalam bidang ekonomi yang tentunya akan berhubungan dengan jenis pekerjaan yang dimiliki. Dari ajaran atau konsep-konsep yang ada diharapkan adanya perubahan, perbaikan, dalam hal apapun.
Apa yang harusnya diperbaiki atau dirubah untuk menuju hidup yang lebih baik? Tentunya setiap orang memiliki persepsi tersendiri akan perubahan yang harus ia lakukan. Idelanya semua bidang harus ada perubahan atau perbaikan dan harus seimbang antara kebutuhan lahir dan batin, untuk kepentingan dunia dan akhirat, sehingga kita dapat memperoleh kebahagiaan yang hakiki. Bagi para akademisi tentunya harus mengalami perubahan terutama dalam bidang akademik dan organisasi, karena selain harus memiliki ilmu pengetahuan serta skill yang cukup yang dapat diperoleh dari bangku kuliah, tetapi harus memiliki skill yang lain untuk mengasah kecerdasan emosi dan kecerdasan dalam membina hubungan dengan orang lain yang dapat diperoleh dari organisasi.
Sebagai manusia tentu menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam suatu agama (Islam) mengajarkan penghargaan terhadap waktu. Jika hari lebih buruk daripada kemarin maka, seseorang akan celaka, jika hari ini sama dengan kemarin, maka seseorang akan merugi, dan jika hari ini lebih baik daripada kemarin, maka seseorang akan beruntung. Dari konsep tersebut mengajarkan kepada pemeluknya untuk terus selalu mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dalam hal apapun, baik dalam mental, moral, spiritual, intelektual, emosional, karir/pekerjaan, dan lain-lain. Selain itu ada juga ajaran tentang waktu dalam Al-Quran Surat Al-Ashr yang menyebutkan bahwa seseorang akan mengalami kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh serta saling menasehati dalam kesabaran.
Setiap orang bernilai sama di mata Allah SWT, dan yang membedakannya adalah dalam hal iman dan tingkat ketaqwaannya. Sehingga perubahan yang dituntut di sini adalah masalah spiritualnya. Di negeri Barat ada slogan “Time is money” yang artinya waktu adalah uang, maka dituntut untuk adanya perubahan dalam bidang ekonomi yang tentunya akan berhubungan dengan jenis pekerjaan yang dimiliki. Dari ajaran atau konsep-konsep yang ada diharapkan adanya perubahan, perbaikan, dalam hal apapun.
Apa yang harusnya diperbaiki atau dirubah untuk menuju hidup yang lebih baik? Tentunya setiap orang memiliki persepsi tersendiri akan perubahan yang harus ia lakukan. Idelanya semua bidang harus ada perubahan atau perbaikan dan harus seimbang antara kebutuhan lahir dan batin, untuk kepentingan dunia dan akhirat, sehingga kita dapat memperoleh kebahagiaan yang hakiki. Bagi para akademisi tentunya harus mengalami perubahan terutama dalam bidang akademik dan organisasi, karena selain harus memiliki ilmu pengetahuan serta skill yang cukup yang dapat diperoleh dari bangku kuliah, tetapi harus memiliki skill yang lain untuk mengasah kecerdasan emosi dan kecerdasan dalam membina hubungan dengan orang lain yang dapat diperoleh dari organisasi.
Sabtu, 02 Mei 2009
Misteri Ilahi
Dikutip dr sms temenku A.S. di Karawang dan menohok bgt untukku...(27-03-09)
Makasih sobat, kau telah mengingatkanku kembali akan pengalaman yg telah lalu yang harus diambil hikmahnya!
Kita minta pada Allah setangkai bunga mawar, tapi diberi kaktus berduri.
Kita minta pada Allah kupu-kupu indah, tapi diberi ulat berbulu.
Kita sedih dan kecewa, namun kemudian kaktus itu berbunga indah sekali dan ulat itupun berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.
Itulah jalan Allah, indah pada waktunya.
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tetapi Allah memberi apa yang kita perlukan.
Kadang kita sedih, kecewa dan terluka, tetapi jauh di atas segalanya Allah sedang merajut yang terbaik dalam kehidupan kita.
Coba pahamilah betapa Allah begitu mencintai kita, karunianya sangat agung.
Renunganku....
Setelah membaca sms ini aku begitu bahagia bercampur haru. Setelah kejadian yg mengharukan itu...jawaban dr penantian selama 7th yg hasilnya tidak sesuai harapan... Aku yakin klo itulah yang terbaik menurut Allah, walaupun pahit harus kutelan jua. Perjalanan mendaki selama 7th hampir sampai di puncak, tapi tiba-tiba aku terjatuh, terhempas jauh karena ada badai melanda yang merobohkan langkahku untuk sampai di puncak.
Setelah ku terjatuh, ku coba bangkit dan melihat hari esok yg lebih baik.
Masa lalu biarlah berlalu, cukup jadikan pelajaran yang berharga.
Melupakan tak akan mungkin bisa, kecuali jika amnesia.
Yang bisa dialkukan hanyalah meredam semua itu.
Lanjutkan hidup, masih banyak yang harus diraih, yang harus dilakukan demi kemaslahatan diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan agama.
Indah pada waktunya...
Kan datang di saat yg tepat setelah kumeraih beberapa impianku.
Lulus kuliah,kerja,...dsl...
Apapun yg terjadi itulah kehendak Allah baik, buruk, pahit, manis,dll.
Pasti ada hikmahnya jika kita berpikir, dan mohon petunjuk-Nya.
Tetap semangat jalani hari-hari...
Chayo...
Makasih sobat, kau telah mengingatkanku kembali akan pengalaman yg telah lalu yang harus diambil hikmahnya!
Kita minta pada Allah setangkai bunga mawar, tapi diberi kaktus berduri.
Kita minta pada Allah kupu-kupu indah, tapi diberi ulat berbulu.
Kita sedih dan kecewa, namun kemudian kaktus itu berbunga indah sekali dan ulat itupun berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.
Itulah jalan Allah, indah pada waktunya.
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tetapi Allah memberi apa yang kita perlukan.
Kadang kita sedih, kecewa dan terluka, tetapi jauh di atas segalanya Allah sedang merajut yang terbaik dalam kehidupan kita.
Coba pahamilah betapa Allah begitu mencintai kita, karunianya sangat agung.
Renunganku....
Setelah membaca sms ini aku begitu bahagia bercampur haru. Setelah kejadian yg mengharukan itu...jawaban dr penantian selama 7th yg hasilnya tidak sesuai harapan... Aku yakin klo itulah yang terbaik menurut Allah, walaupun pahit harus kutelan jua. Perjalanan mendaki selama 7th hampir sampai di puncak, tapi tiba-tiba aku terjatuh, terhempas jauh karena ada badai melanda yang merobohkan langkahku untuk sampai di puncak.
Setelah ku terjatuh, ku coba bangkit dan melihat hari esok yg lebih baik.
Masa lalu biarlah berlalu, cukup jadikan pelajaran yang berharga.
Melupakan tak akan mungkin bisa, kecuali jika amnesia.
Yang bisa dialkukan hanyalah meredam semua itu.
Lanjutkan hidup, masih banyak yang harus diraih, yang harus dilakukan demi kemaslahatan diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan agama.
Indah pada waktunya...
Kan datang di saat yg tepat setelah kumeraih beberapa impianku.
Lulus kuliah,kerja,...dsl...
Apapun yg terjadi itulah kehendak Allah baik, buruk, pahit, manis,dll.
Pasti ada hikmahnya jika kita berpikir, dan mohon petunjuk-Nya.
Tetap semangat jalani hari-hari...
Chayo...
Rabu, 29 April 2009
Cobalah untuk Setia!
Jika kau mencintai, cintailah dengan sepenuh hati!
Hingga tak ada lagi ruang di hatimu untuk yang lain!
Hanya satu nama terukir di dalamnya.
Tak akan berpaling dan tak akan terganti, meski kadang terpisah oleh jarak dan waktu.
Cinta yang sungguh akan menjunjung tinggi nilai kesetiaan, kejujuran dan saling mengerti (buah pikir dr Ros Karawang, 29 Januari 2009)
Aku prihatin dengan banyaknya kasus perselingkuhan dan perceraian yang kulihat dari berita-berita di berbagai media.
Pernikahan laksana sebuah permainan yang dengan begitu mudahnya ada yang bilang, saya mau cerai karena merasa sudah tidak cocok lagi, saya mau cerai karena berbeda paham, saya mau cerai karena sudah tidak cinta lagi, saya mau cerai karena terpikat hati yang lain. Banyak juga yang cerai karena masalah ekonomi. Yang paling ironis, katanya masih sayang, tapi ko mau cerai? Nah lho? Ko bisa? Padahal waktu nikah berjanji sehidup semati....
Mengapa semua itu bisa terjadi?
Menurutku kasus perceraian banyak sebabnya. Cobalah renungkan tulisan 1 paragraf singkat di atas! Itu berhubungan sekali bukan? Walaupun aku belum berpengalaman menjalani pernikahan, tp aku belajar dari apa yang kulihat, kudengar dan kurasakan. Sumber belajar dr berbagai media.
Long life education and learning by doing are very imfortant for us.
Menjadi pembelajar sejati yang selalu belajar, berusaha meningkatkan kualitas diri, melakukan yang terbaik demi kehidupan yang lebih baik. Itu yang kadang jarang dilakukan setiap orang.
Kadang lupa dengan pernyataan bahwa "setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik".
Kadang emosional dalam menghadapinya, tidak dipikir matang2, suka mencari kambing hitam dan tidak mau dikritik.
Padahal setiap manusia tidak luput dari kesalahan? Harusnya mau dikritik agar bisa memperbaiki diri.
Peluang untuk selingkuh itu akan selalu ada, tp bagaimana cara menyikapinya? Ya mencoba untuk setia. Berusaha melakukan yang terbaik untuk pasangan, komunikasikan hal-hal yang disukai dan tidak disukai. Comunication is solution...
Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari berbagai sumber.
Hingga tak ada lagi ruang di hatimu untuk yang lain!
Hanya satu nama terukir di dalamnya.
Tak akan berpaling dan tak akan terganti, meski kadang terpisah oleh jarak dan waktu.
Cinta yang sungguh akan menjunjung tinggi nilai kesetiaan, kejujuran dan saling mengerti (buah pikir dr Ros Karawang, 29 Januari 2009)
Aku prihatin dengan banyaknya kasus perselingkuhan dan perceraian yang kulihat dari berita-berita di berbagai media.
Pernikahan laksana sebuah permainan yang dengan begitu mudahnya ada yang bilang, saya mau cerai karena merasa sudah tidak cocok lagi, saya mau cerai karena berbeda paham, saya mau cerai karena sudah tidak cinta lagi, saya mau cerai karena terpikat hati yang lain. Banyak juga yang cerai karena masalah ekonomi. Yang paling ironis, katanya masih sayang, tapi ko mau cerai? Nah lho? Ko bisa? Padahal waktu nikah berjanji sehidup semati....
Mengapa semua itu bisa terjadi?
Menurutku kasus perceraian banyak sebabnya. Cobalah renungkan tulisan 1 paragraf singkat di atas! Itu berhubungan sekali bukan? Walaupun aku belum berpengalaman menjalani pernikahan, tp aku belajar dari apa yang kulihat, kudengar dan kurasakan. Sumber belajar dr berbagai media.
Long life education and learning by doing are very imfortant for us.
Menjadi pembelajar sejati yang selalu belajar, berusaha meningkatkan kualitas diri, melakukan yang terbaik demi kehidupan yang lebih baik. Itu yang kadang jarang dilakukan setiap orang.
Kadang lupa dengan pernyataan bahwa "setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik".
Kadang emosional dalam menghadapinya, tidak dipikir matang2, suka mencari kambing hitam dan tidak mau dikritik.
Padahal setiap manusia tidak luput dari kesalahan? Harusnya mau dikritik agar bisa memperbaiki diri.
Peluang untuk selingkuh itu akan selalu ada, tp bagaimana cara menyikapinya? Ya mencoba untuk setia. Berusaha melakukan yang terbaik untuk pasangan, komunikasikan hal-hal yang disukai dan tidak disukai. Comunication is solution...
Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari berbagai sumber.
Sabtu, 14 Maret 2009
SAHABATKU PAHLAWANKU
Jakarta, 21 Juli 2008
Rosanah Murni
Aku hanyalah manusia biasa
Bukan nabi ataupun malaikat yang tidak pernah berbuat salah
Manusia hidup berdampingan dan saling membutuhkan
Sehebat apapun manusia, tak ada yang mampu berdiri sendiri
Terima kasih Tuhan!
Engkau telah kirimkan sahabat yang baik untukku
Yang selalu ada dalam suka dan duka
Yang selalu menguatkanku di saat rapuh
Yang selalu mengingatkanku di saat khilaf
Yang selalu menghiburku di saat terluka
Yang selalu menolongku di saat susah
Yang selalu menuntunku dalam setiap langkah
Sahabat adalah pahlawan yang rela berkorban tanpa pamrih
Sahabat bagai guru yang mengajariku akan arti kehidupan
Sahabat laksana air yang yang memberikan kesejukan di tengah gersangnya padang pasir
Sahabat seperti pelita dalam kegelapan
Sahabat laksana kompas yang menjadi pentunjuk di saat tersesat
Sahabat adalah sebuah lagu kehidupan yang indah
Dia tak pernah menyakiti ataupun menjerumuskan
Karena sahabat yang baik akan membuatmu menjadi baik
Hidup ini hampa tanpa sahabat
Semoga persahabatan ini akan tetap terjaga hingga ujung waktu
Meskipun jauh, kau akan tetap di hati dan tetap dinanti
Rosanah Murni
Aku hanyalah manusia biasa
Bukan nabi ataupun malaikat yang tidak pernah berbuat salah
Manusia hidup berdampingan dan saling membutuhkan
Sehebat apapun manusia, tak ada yang mampu berdiri sendiri
Terima kasih Tuhan!
Engkau telah kirimkan sahabat yang baik untukku
Yang selalu ada dalam suka dan duka
Yang selalu menguatkanku di saat rapuh
Yang selalu mengingatkanku di saat khilaf
Yang selalu menghiburku di saat terluka
Yang selalu menolongku di saat susah
Yang selalu menuntunku dalam setiap langkah
Sahabat adalah pahlawan yang rela berkorban tanpa pamrih
Sahabat bagai guru yang mengajariku akan arti kehidupan
Sahabat laksana air yang yang memberikan kesejukan di tengah gersangnya padang pasir
Sahabat seperti pelita dalam kegelapan
Sahabat laksana kompas yang menjadi pentunjuk di saat tersesat
Sahabat adalah sebuah lagu kehidupan yang indah
Dia tak pernah menyakiti ataupun menjerumuskan
Karena sahabat yang baik akan membuatmu menjadi baik
Hidup ini hampa tanpa sahabat
Semoga persahabatan ini akan tetap terjaga hingga ujung waktu
Meskipun jauh, kau akan tetap di hati dan tetap dinanti
Langganan:
Postingan (Atom)
(115).jpg)